Aceh Tenggara, Ketambe
Kesempatan reses kali ini saya manfaatkan untuk membuat satu film dokumentasi pendek tentang orangutan.
Luar biasa keindahan alam Indonesia. Hutan yang lebat dimana berlindungnya flora dan fauna membuat Indonesia sebagai Negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang besar.
Untuk dapat tiba ke Pusat Penelitian Ketambe, maka dari Medan kita harus naik mobil sekitar 7-8 jam dengan kondisi jalan yang tidak baik. Maklum saja, jalan tersebut biasa dilewati oleh truk-truk besar dan memang jarang saya melihat konstruksi jalan yang benar, misalnya ada got disamping jalan yang dapat mengantisipasi air yang ada dijalan pada waktu hujan deras. Melewati perbatasan tanah karo untuk memasuki Aceh Tenggara membuat saya tidak sadar akan diri saya sendiri. Saya sudah memasuki Aceh Tenggara? Namun tidak seperti yang dibayangkan, ternyata keharmonisasian umat beragama di kota Cane membuat saya salut, bagaimana masyarakat disana dapat menerima perbedaan. Jauh dari bayangan saya melihat bagaimana masyarakat lokal mampu untuk berinteraksi dengan ramah dengan para pendatangnya. Mungkin karena di Aceh Tenggara ini merupakan tempat dimana bergabungnya 9 suku atau etnik, maka kemungkinan besar ini menjadikan alasan mereka mampu untuk menerima perbedaan.
Aceh Damai. Kedamaian yang saya lihat di kota Cane ini membuat saya pun sadar, bahwa sesungguhnya damai itu indah. Indah untuk semua orang. Ini pula tergambar dari tarian Saman yang berasal dari Serambi Mekkah ini. Kekompakan yang terpancar dari tarian tersebut memberikan pemahaman, bahwa sungguh kekompakan itu indah dan dapat diatur suapaya tidak saling berbenturan. Melatih kesolidan dan team work menjadi kunci dari kekompokkan.
Love,
AS
angelin...yan seperti bidadari....aku dari jogja...mengundang mu,,,jadi duta batik lukisan ku....yang udah nyampai tokyo...awiss...itali...spain...harapan
ku agar kapan aja mampir ke jogja...ke jalan nyai dahlan 12 yogya.....profit nya aku punya niat bikin sekolah gratis..pertama...siapa pun bisa belajar grammar inggris,,bahkan bahasa arab yang sulit jadi gampang...bukan hanya bahasa,,,matematika pun aku mampu ngajar....mungkin aku jadi makhluk langka di..jogja....tahukah anda?...perbandingan al kitab aku pun mampu menjelaskan....bahwa,kunci agama islam kamu ringgal selangkah lagi...sekilat,,,info,,,kenaikan isa almasih ada di al qur'aan,bahkan perjamuan pun ada di surat al maaidah ayat akhir....yang tak ada hanya PASKAH....wasalam noor 081 70 71 0 456...thanks...nice to meet u.,
Posted by: nur | April 25, 2008 at 09:09 PM
syaloom,
tetap setia di jalan TUHAN dalam pekerjaan dan aktivitas mbak angie.
bisa dibayangkan betapa sibuk dan padatnya kegiatan mbak sebagai anggota DPR, tapi masih bisa saat teduh tiap hari, kan?
oh ya , selamat juga untuk hadiah handphone dari undian telkomsel.
saya semalam nonton penarikan undian di sctv & berharap nama saya ikut keluar dan mendapatkan hand phone yang sudah lama saya inginkan. Eh yang keluar malah nama mabak angie, selamat yah, berkat TUHAN selalu tercurah untuk mbak dan mas ajie, GBU
Posted by: eddy nuno purwanto | May 19, 2006 at 02:04 PM
Great ! Hope that you will concern more about endanger wildlife in Indonesia, about illegal lodging who swept orang utans environment.
Posted by: ambar | May 17, 2006 at 06:43 AM
tolong perjuangkan RUU APP, jangan rusak anak2 indonesia dgn totonan yang merusak moral dan akal
Posted by: nurani | May 15, 2006 at 09:00 PM
Mantabhun...ada film dokumenter ilmiah.
Posted by: Gondhez | May 04, 2006 at 11:17 PM
Syallom
Hai.. Non, met kenal.
Syukuri lah apa yg sdh diberikan Tuhan, karena smuanya itu yg terbaek bagi kita.
Posted by: Rini-Sby | May 04, 2006 at 05:04 PM
pelemnya bisa didapetin dimana ? minjem dong tante ...
Posted by: tioooooo | May 04, 2006 at 11:18 AM
Orang Utan is one of national assets. We can use orang utan as Indonesian mascot like Kangaroo in Aussie. Too bad that SBY doesn't care about them because his goverment gives permission to rich and greedy people to ruin orang utan's home - Borneo rain forest. Please read this article http://www.theage.com.au/news/business/borneo-deal-spells-trouble-in-paradise/2006/05/01/1146335671092.html
If you really care about orang utans, please do something! Save their home...
Posted by: Nova | May 03, 2006 at 03:08 AM
Andaikata keharmonisan antar umat beragama bukan hanya terjadi di Cane/Aceh Tenggara saja,melainkan juga diseluruh bumi Indonesia ini...hmmm...alangkah indahnya!
Posted by: Judith | May 03, 2006 at 01:05 AM
Hi, mbak Angie
Moga2 komen saya yang dimuat pertama he he..
Kali ini komen saya agak "berat" nggak apa2 khan ? Hari ini tgl 2 Mei Hari Pendidikan Nasional.
Sejak kecil/SD sampai SMU dan Univ kita dijejali dengan begitu banyaknya mata pelajaran. Akibatnya tidak ada satupun pelajaran yang benar2 nempel di otak. Banyak mata pelajaran yang akhirnya kemudian tidak terpakai. Sehingga pas lulus mereka itu tidak siap kerja dan akhirnya menjadi calon pengangguran.
Menurut saya (yang bodoh ini) pasti ada yang salah dengan kurikulum selama ini. Bagaimana menurut pendapat mbak Angie sendiri ?
Nah kalo yang ini mah intermezzo sejenak. Di Kabar Kabari (RCTI)kemarin 01/05 ada liputan tentang mas Adjie eh wajah mbak Angie juga nongol walaupun cuma sebentar he he..Apakah mbak Angie juga bisa main golf kayak mas Adjie ?
Itu aja yach. Tengs yach.
nb : Sori saya yang komen soal orang utan soalnya udah pernah tanya di blogs sebelumnya OK.
Aan P. Kindangen
Posted by: aan p kindangen | May 02, 2006 at 05:32 PM