« Kasih Ibu Orangutan | Main | Kompetisi Futsal Antar Sekolah Dasar »

May 08, 2006

TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://www.typepad.com/services/trackback/6a00d834518cd869e200d8345ff5f669e2

Listed below are links to weblogs that reference Selamat Hari Kartini:

Comments

ade

salut aja buat Angie

Empati

Sebelumnya kami mohon maaf bila komentar pertama kurang berkenan dihati ( disensor ya ? ), maklum rakyat biasa alias ndeso dan udik. Kami juga prihatin atas aset daerah specially kain batik.

Empati

Angkat topi untuk menjadikan batik sebagai "benar-benar" menjadi aset bangsa. Kalau boleh tahu berapa persen dari keseluruhan model batik yang melayang keluar menjadi milik negara lain ? apakah mungkin ditarik kembali ? Ngomong-Ngomong Batik dan Orangutan ada persamaan, yaitu dominan warna coklat ....ha...ha...ha
Salam

inke

salut sama mba'! disela2 kesibukan masih sempet nge-blog. dan setuju banget klo segala sesuatu itu kuncinya adalah KOMUNIKASI. semangat terus yah..

Rachel

Angie,,,harapan saya hanya satu,,,perempuan2 Indonesia bisa menghargai dirinya sendiri.

Reno Afrian

Ibu Angelina,

Saya banyak mengamati bahwa wanita Indonesia kita telah tersusupi dengan modernitas dan kebebasan yang melampaui batas. Mungkin ibu juga bisa merasakan hal tersebut, dimana sekarang wanita kurang bisa menempatkan dan memposisikan dirinya. Padahal wanita itu adalah benteng pertahanan yang dihandalkan untuk menghasilkan pribadi-pribadi yang tangguh, kayaknya semua itu telah terdegradasi seiring dengan kemajuan zaman dan waktu yang membuat kita tidak sadarkan diri terkadang. Ibu, tidak sedikit kita dapati disurat kabar, majalah ataupun tabloid bahwa ada wanita-wanita yang berselingkuh dari suaminya, tidak peduli terhadap keluarganya, terlalu sibuk dengan urusannya. Ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, yang ada hanyalah penyesalan dan sesal itu tentunya tidak akan membuat apa yang telah terjadi itu akan bisa tergantikan. Ibu yang saya hormati, rasanya setiap tahun kita memperingati hari Kartini namun semangat dan cita-cita yang beliau ajarkan belumlah menancap dan tertanam didada setiap wanita Indonesia. Rasanya ini menjadi sebagian tugas dari ibu yang lebih dikenal dimasyarakat walaupun seharusnya kita semua menyadari akan hal ini.
Ibu tetaplah terbang dan mengepakkan sayap-sayapmu, jangan pernah sekalipun berhenti untuk berjuang karena banyak orang yang menaruh harapan padamu. Selamat bertugas Ibu Angie.

Reno Afrian

Arya

Kapan anggaran pendidikan 20% dari APBN?

Chimot

Mbak Anggie,

Sering-sering turun ke lapangan, terutama untuk meneliti masalah yg amat sangat mendesak, kayak sekolah2 yg hampir rubuh itu lho......., jangan sampai mandek di hasil laporan saja.

Adis

angie....
tdk ada sedikit pun niat mengguruimu. tapi mungkin ada baiknya kamu simak kata2 saya ini:

Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau
dunia menjadi lebih baik.
Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau
seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan
saatnya kita lebih baik bersama yang lain.
Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian
untuk melepaskannya...

bagaimanapun... saya ingin melihat kamu bersama dg adjie... u know what i mean? together in a happily-everafter-marriage...

God bless u

Verify your Comment

Previewing your Comment

This is only a preview. Your comment has not yet been posted.

Working...
Your comment could not be posted. Error type:
Your comment has been saved. Comments are moderated and will not appear until approved by the author. Post another comment

The letters and numbers you entered did not match the image. Please try again.

As a final step before posting your comment, enter the letters and numbers you see in the image below. This prevents automated programs from posting comments.

Having trouble reading this image? View an alternate.

Working...

Post a comment

Comments are moderated, and will not appear until the author has approved them.