Outbond AS Management dan Club Orangutan
Kepenatan dan kejenuhan kota Jakarta hilang seketika, begitu Angelina Sondakh (AS) Management dan Club Orang Utan memasuki daerah pegunungan Cikedang. Kami sangat menikmati perjalanan kesana walaupun perjalanan cukup panjang tapi itu tidak masalah untuk kami semua.
Pegunungan Cikedang yang diselemuti oleh perkebunan kelapa sawit menambah kehijauan dan kesegaran suasana pagi hari. Terasa lingkungan yang ramah menyambut kehadiran kami di sana. Ternyata alam Citarik sungguh merupakan anugerah terindah untuk propinsi Jawa Barat.
Hutan, sungai dan yang amat menoreh kenangan adalah melihat “kehidupan” orang-orang yang tinggal di daerah Citarik, beginilah hidup orang-orang pedesaan, dengan kesederhanaan dan bersentuhan kepada alam membuat saya mensyukuri indahnya hidup ini. Suasana tersebut sejenak memberikan ketenangan untuk saya dan mudah-mudahan untuk semua personel AS management dan Club Orangutan.
Setelah makan siang dan istirahat sejenak, petualangan mengarungi sungai Citarikpun kami mulai. Terjun di kali bermain Arung Jeram adalah pengalaman pertama bagi saya. Perasaan takut, bahagia ingin segera berpetualang menyatu menjadi satu. Uuuh…derasnya arus liar sungai Citarik membawa kami berpetualang untuk mengarungi sungai ini dan petualangan kami berakhir di pendopo arus liar.
Wow…exiting, suasana remang-remang perkampungan Nusa Tradisional Cottages menambah tempat ini semakin terasa keasriannya. Tanpa ada listrik, setiap sudut hanya diterangi oleh lampu templok dan lampu petromax. Mataharipun mulai menyembunyikan dirinya dibalik pegunungan Citarik dan siang berganti dengan malam. Hidangan makan malampun disajikan pada kami dengan menu ikan bakar dan tumis kangkung yang lezat.
Suara arus sungai Citarik yang mengelilingi perkampungan Nusa Tradisional Cottages membuat suasana keheningan malam hari semakin nyata. Kami lanjutkan dengan api unggun yang diiringi oleh life music. Tawa, canda, tari dan musik mewarnai suasana malam itu. Tidak ada beban, lupa akan hiruk pikuk dan kesibukan kota Jakarta….. nikmati saja malam ini. Sampai kami akhirnya semua tertidur lelap hingga pagi hari.
Citarik benar-benar merupakan “surga” untuk melepas lelah dan mencari inspirasi hidup. Sungguh kenangan yang tidak dapat terlupakan bersama indahnya alam citarik. Special thank’s kepada Arus Liar Citarik (Tina, Unang, Dewa, Deden dan Ubeh) yang telah membuat kami “terhibur dan terinspirasi” untuk menghargai alam kita. Love, AS
