Hari ini tidak tahu kenapa saya ingin menulis soal ‘hidup’ dan peran ‘sahabat’ dalam hidup ini.
Hidup adalah perjuangan …
Perjuangan melawan kesedihan ….
Perjuangan melawan kepedihan ….
Perjuangan melawan kejatuhan …
Hidup harus dinikmati...Menikmati air mata ….
Menikmati luka dihati …
Menikmati duka ….
Ya … hidup itu tidak selamanya dipenuhi keceriaan, tapi untuk segala hal yang ada dimuka bumi ini semua ada waktunya. Ada waktu untuk menangis, waktu untuk tertawa, waktu untuk bersedih dan waktu untuk bahagia. Dan semua ini adalah perjuangan dan perjuangan itu harus dinikmati. Seberapa sulit dan lelahnya menjalani hidup ini namun kembali lagi semua itu harus dibuat menyenangkan.
Saya pun berusaha untuk meyakinkan “jiwaku” …. Untuk tetap bertahan dalam menghadapi hidup ini. Saya meyakinkan jiwa ini dengan bertanya : kalau tidak ada airmata, pasti kita tidak akan tahu bagaimana indahnya senyum. Kalau tidak ada kesedihan, pasti kita tidak akan tahu bagaimana rasanya bahagia. Kalau tidak ada sakit hati, pasti kita tidak akan tahu bagaimana rasanya dicintai.
Saya akhirnya belajar membuat setiap detik kehidupan ini “berarti” untuk dinikmati. Tidak mudah, tidak juga susah kalau kita memang mau dan berniat untuk membuatnya tidak kompleks. Namun akhirnya saya sadar bahwa kita tidak bisa melewati ini semua sendiri.
Kita perlu sahabat, yang bisa menopang dan menguatkan kita menjalani perjalanan hidup ini. Life is a journey and we need friends.
What do you think?
Love, AS
In this opportunity, I would like to thanks Mba In (Indira Sudiro), Alia (Febiyani),Maya (Tampilang) dan kakak ipar saya Nova (Maramis) yang selalu dan senantiasa menjadi “pendengar” yang setia, menjadi “katrol” untuk mengangkat saya dan menjadi “penetralisir” yang menyeimbangkan emosi saya dikala masa-masa sulit rasanya berat untuk dilewati. I love you all …. You really make my life complete and making me believe that we need friends ….

